Aku Bahagia Tanpamu

Aku Bahagia Tanpamu

Aku sengaja menulis ini tepat di hari Minggu 30 Juli 2017. Saat ini sudah hampir 2 tahun sejak kita berpisah. Dan yang tak pernah aku sadari dulu adalah justru aku bahagia tanpamu saat ini. Kebersamaan yang rapuh hanya melahirkan luka disana sini. Banyak pihak terluka. Jika dibiarkan berkepanjangan akan semakin rumit dan resiko yang begitu besarnya.

Ini takdir perjalanan hidup kita. Pertemuan yang singkat sesingkat perpisahan yang terjadi di antara kita. Aku tak menyesal bersamamu tapi aku juga sangat tidak menyesal berpisah denganmu sekarang. Aku bahagia tanpamu dan kini aku bersemangat menatap masa depanku kembali bersama penggantimu. Tuhan selalu memberi kebahagian pada waktu dan orang tepat.

Bayu Mananta
GSI, Surabaya